Setelah melalui proses panjang sekitar 120 hari, tim penetapan dan penegasan batas Nagari Koto Ranah dengan Nagari lain sudah selesai. Rabu, 28 Februari PemNag Koto Ranah menggelar pertemuan dengan Tim Teknis Pembuatan Peta se-Kecamatan Koto Besar yang diketuai oleh Hamdi. Turut hadir team leader kabupaten Dharmasraya Samuel Angkouw. Acara yang digelar sederhana itu bertujuan untuk mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan partisipasinya dalam penetapan dan penegasan batas nagari.

Sembari ditemani kopi hangat, satu persatu anggota tim pembuat peta mengutarakan kesan dan pesan selama berada di Koto Ranah. Hampir seragam, semua anggota menyebut bahwa mereka aman dan nyaman selama di Nagari yang belum lama ini menyabet penghargaan dari kemendesa. Edi, salah satu anggota yang berasal dari Lombok mengaku bangga dengan Wali Nagari Koto Ranah. Ia juga menyebut baru pertama kali mendapat undangan perpisahan seperti ini. “Selama tinggal di Koto Ranah, saya selalu merasa berada di Nagari sendiri,” ungkapnya.

Selain itu, PemNag Koto Ranah juga mendapat Hibah peralatan 2 buah kasur busa dan 1 unit Genset dari yayasan Puter Indonesia yang langsung diserahkan oleh Team Leader Kabupaten. Samuel Engkau mengatakan semoga apapun yang telah dilakukan selama ini oleh anggotanya bisa bermanfaat untuk Nagari Koto Ranah. “Tidak banyak yang bisa kami berikan, semoga apa yang sudah dilakukan oleh rekan-rekan selama ini bermanfaat,” ujarnya.

Acara perpisahan tersebut juga diisi dengan menanam pohon mahoni di area wisata kolam renang yang terletak di Jorong Koto Tuo. Tampak Wali Nagari mendampingi Samuel Engkouw saat menanam pohon mahoni. Tak ketinggalan semua anggota tim pembuat peta menikmati wisata sepeda air seraya memberi pakan ikan di lokasi wisata Embung Koto Ranah. (Ulfa)

Bagikan Berita